Prof. Dr. Ir. Fransina S. Latumahina
Guru Besar di bidang Perlindungan dan Kesehatan Hutan — peneliti terkemuka ekosistem hutan tropis kepulauan Maluku, bioindikator perubahan iklim, dan kesehatan hutan mangrove di pulau-pulau kecil Indonesia.
Tentang
Prof. Fransina S. Latumahina adalah ilmuwan kehutanan kelahiran Ambon, 30 November 1980 yang telah mendedikasikan lebih dari dua dekade hidupnya untuk ilmu perlindungan dan kesehatan hutan tropis kepulauan. Tumbuh di antara kekayaan alam Maluku, beliau menemukan kecintaan mendalam terhadap ekosistem hutan dan kehidupan serangga yang tersembunyi di dalamnya.
Perjalanan akademiknya diwarnai prestasi luar biasa — lulus Cumlaude di tiga jenjang pendidikan: S1 di Universitas Pattimura (2002), S2 di Universitas Gadjah Mada (2004), dan S3 di UGM (2016). Pada Juli 2025, beliau resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Perlindungan dan Kesehatan Ekosistem Hutan di Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.
Riset-riset beliau berfokus pada kesehatan hutan mangrove di pulau-pulau kecil, peran semut dan burung sebagai bioindikator perubahan iklim, serta pengelolaan hutan berbasis green economy. Hingga kini, Prof. Fransina telah menerbitkan lebih dari 50 karya ilmiah di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi, serta menulis lebih dari 20 buku monografi dan referensi.
Selain mengajar dan meneliti, beliau aktif sebagai narasumber, fasilitator, dan editor di berbagai lembaga ilmiah — mencerminkan komitmennya untuk memajukan ilmu pengetahuan dan memberdayakan masyarakat di kawasan kepulauan Maluku.
Riwayat Pendidikan
Perjalanan Karier Akademik
Pengajaran
Penelitian
| 2025 |
Analisis Kerusakan Pohon untuk Diagnosa Tingkat Kesehatan Hutan Mangrove Di Pulau Ambon dalam Konsep Green Economy
Sumber Dana: Lembaga Penelitian Unpatti
|
| 2025 |
Diagnosa Tingkat Kesehatan Hutan Akibat Serangan Hama Penyakit dalam Hutan Mangrove di Pulau Kecil dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim
Sumber Dana: Kemendikbudsaintek
|
| 2024 |
Penilaian Biodiversitas Hutan Lindung Berbasis Green Economy dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Sumber Dana: Kemendikbudristek
|
| 2024 |
Penilaian Kesehatan Hutan Mangrove di Kabupaten Seram Bagian Timur
Sumber Dana: Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur
|
| 2023 |
Penilaian Kesehatan Hutan Mangrove di Pulau-Pulau Kecil Berbasis Green Economy
Sumber Dana: Kemenristekdikti
|
| 2020–22 |
Kajian Burung sebagai Bioindikator Perubahan Iklim di Pulau-Pulau Kecil di Maluku
Sumber Dana: Kemenristekdikti
|
| 2018 |
Kajian Semut sebagai Bioindikator Perubahan Iklim di Pulau-Pulau Kecil
Sumber Dana: Kemenristekdikti
|




